Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘mut’ah = zina’

Abu Al-Jauzaa’ :, 29 April 2011

Telah lewat bahasan dalam blog ini tentang shahihnya riwayat dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang mengharamkan nikah mut’ah. Begitu juga dari ‘Aliy radliyallaahu ‘anhu. Sekarang kita ganti tema menelaah riwayat Syi’ah yang melarang nikah mut’ah.

محمد بن يحيى عن أبي جعفر عن أبي الجوزاء عن الحسين بن علوان عن عمرو بن خالد عن زيد بن علي عن آبائه عن علي عليهم السلام قال : ((حرم رسول الله صلى الله عليه وآله يوم خيبر لحوم الحمر الأهلية ونكاح المتعة)).

Muhammad bin Yahyaa, dari Abu Ja’far, dari Abul-Jauzaa’, dari Al-Husain bin ‘Ulwaan, dari ‘Amru bin Khaalid, dari Zaid bin ‘Aliy, dari ayah-ayahnya, dari ‘Aliy ‘alaihis-salaam, ia berkata : “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa aalihi telah mengharamkan pada hari Khaibar daging keledai kampung/jinak dan nikah mut’ah” [Tahdziibul-Ahkaam oleh Ath-Thuusiy, 7/251].

Hadits ini shahih dalam standar penilaian ilmu hadits Syi’ah.[1] (more…)

Read Full Post »

Perkawinan dalam Islam adalah suatu ikatan yang kuat dan perjanjian yang teguh yang ditegakkan di atas landasan niat untuk bergaul antara suami-isteri dengan abadi, supaya dapat memetik buah kejiwaan yang telah digariskan Allah dalam al-Quran, yaitu ketenteraman, kecintaan dan kasih sayang. Sedang tujuannya yang bersifat duniawi yaitu demi berkembangnya keturunan dan kelangsungan jenis manusia. Seperti yang diterangkan Allah dalam al-Quran:

“Allah telah menjadikan jodoh untuk kamu dari jenismu sendiri, dan Ia menjadikan untuk kamu dari perjodohanmu itu anak-anak dan cucu.” (an-Nahl: 72)

Adapun kawin mut’ah adalah ikatan seorang laki-laki dengan seorang perempuan dalam batas waktu tertentu dengan upah tertentu pula. Oleh karena itu tidak mungkin perkawinan semacam ini dapat menghasilkan arti yang kami sebutkan di atas. (more…)

Read Full Post »

Saya tertarik untuk menampilkan Wall Posting dari seorang teman di facebook mengenai fatwa-fatwa ulama syi’ah tentang mut’ah dan implementasi mereka terhadap mut’ah yang sudah sejak lebih dari 14 abad yang lalu diharamkan oleh Allah Azza wa Jalla melalui lisan Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam. Orang yang mempunyai akal dan hati nurani yang sehat akan dengan mudah untuk menilainya bagaimana prilaku seperti ini dilihat dari kaca mata Islam yang shahih.

(more…)

Read Full Post »