Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘hadits’

Abu Al-Jauzaa’ :, 06 Mei 2010

Hadits ats-tsaqalain adalah salah satu hadits yang menjadi pokok perbedaan manhaj beragama antara Ahlus-Sunnah dan Syi’ah. Dan dari hadits inilah kemudian muncul teologi ‘beragama menurut Ahlul-Bait’ yang dikembangkan oleh Syi’ah. Mereka beranggapan agama ini hanya akan betul dan sah jika dibawakan menurut jalur Ahlul-Bait, bukan selain mereka. Ahlul-Bait yang dimaksudkan di sini bukanlah sesuai dengan apa yang dipahami Ahlus-Sunnah. Penjelasan lebih lengkapnya, silakan baca artikel sebelumnya yang berjudul : http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/05/ahlul-bait-nabi-shallallaahu-alaihi-wa.html dan http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/11/ahlul-bait-adalah-jaminan-keselamatan.html.

Pada kesempatan kali ini, saya akan coba mendiskusikan hadits ats-tsaqalain ini dari beberapa jalur periwayatan, sekaligus bagaimana memahami makna yang ada di dalamnya. Sebagai pengantar, akan disebutkan beberapa (= tidak semua) riwayat hadits ats-tsaqalain sebagaimana di bawah : (more…)

Read Full Post »

Artikel ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya yaitu : Analisa Terhadap Klaim Syi’ah Atas Hadits Ghadir Khum bagian-2 di mana dalam artikel ini diungkap kelemahan hujjah Syi’ah dalam usaha mereka menghubungkan ayat Al-Maidah : 67 dan Al-Maidah : 3 dengan peristiwa Ghadir Khum. (more…)

Read Full Post »

Artikel ini adalah tulisan ke dua yang merupakan sambungan dari artikel sebelumnya di blog ini yaitu  Analisa Terhadap Klaim Syi’ah Atas Hadits Ghadir Khum bagian-1 , pada tulisan bagian ke dua ini akan banyak dibicarakan mengenai definisi dari kata Maula dan apa makna yang tepat untuk kata Maula yang terdapat pada hadits Ghadir Khum. (more…)

Read Full Post »

Diantara syubhat-syubhat yang dilancarkan oleh kaum Syi’ah dalam rangka mendiskreditkan generasi awal Islam adalah dengan menampilkan hadits-hadits dari literatur Ahlus Sunnah yang matannya menurut pemahaman mereka tertuju kepada para “sahabat sejati” Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Diantara hadits-hadits yang seringkali mereka tampilkan adalah hadits-hadits mengenai dihalaunya sekumpulan orang Islam dari telaga Haudh-nya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pada hari akhir kelak, yang beliau menyebut sekumpulan orang tersebut dengan sebutan “Sahabat” beliau. Hadits-hadits mengenai hal ini telah tercatat di shahih Bukhari dan Muslim dan juga kitab hadits yang lainnya, diantaranya adalah seperti berikut ini: (more…)

Read Full Post »

Rasulullah yang mulia Shallallahu ‘alahi wa ‘ala Ali wa Salam pernah bersabda :

من كنت مولاه فعلي مولاه, اللهمّ والى من واله وعادى من عاداه

Barangsiapa yang menganggap aku sebagai walinya, maka Ali sebagai walinya, Ya Allah, dukunglah siapa saja yang mendukungnya (Ali)dan musuhilah siapa saja yang memusuhinya.

Dari hadits di atas, kaum Syi’ah mengklaim bahwa Ali-lah yang berhak atas wilayah (kekuasaan khilafah) setelah wafatnya Rasulullah yang mulia ’alaihi ash-Sholatu was Salam, benarkah demikian? (more…)

Read Full Post »

Oleh: Muhammad Ikhsan

PENDAHULUAN

Al-Sunnah adalah salah satu sumber tasyri’ penting dalam Islam. Urgensinya semakin nyata melalui fungsi-fungsi yang dijalankannya sebagai penjelas dan penfasir al-Qur’an, bahkan juga sebagai penetap hukum yang independen sebagaimana al-Qur’an sendiri. Itulah sebabnya, di kalangan Ahl al-Sunnah, menjadi sangat penting untuk menjaga dan “mengawal” pewarisan al-Sunnah ini dari generasi ke generasi. Mereka –misalnya- menetapkan berbagai persyaratan yang ketat agar sebuah hadits dapat diterima (dengan derajat shahih ataupun hasan). Setelah meneliti dan membuktikan keabsahan sebuah hadits secara sanad, mereka tidak cukup berhenti hingga di situ. Mereka pun merasa perlu untuk mengkaji matannya; apakah ia tidak syadz atau mansukh –misalnya-. Demikianlah seterusnya, hingga mereka dapat menyimpulkan dan mendapatkan hadits yang dapat dijadikan sebagai hujjah. (more…)

Read Full Post »