Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘hadits syi’ah’

Oleh: Bahrul Ulum*

Di beberapa media, Ketua Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin Rahmat, menyatakan bahwa perbedaan antara Sunni dan Syiah terletak pada hadits. Jika hadits Sunni paling besar berasal dari sahabat nabi seperti Abu Hurairah, sedang hadits Syiah berasal dari Ahlul Bait (Keluarga Nabi Muhammad SAW).

Pernyataan ini sepintas lalu nampak benar, padahal sebenarnya mengandung kekeliruan. Pada kenyataannya, hadits Syiah yang diakui berasal dari Ahlul Bait perlu ditelisik kebenarannya. (more…)

Read Full Post »

1. Kebohongan klaim riwayat dari ahlulbait

Orang syiah menolak hadits-hadits Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam yang diriwayatkan dari nabi shalallahu ‘alaihi wasalam oleh para sahabat radhiyallahu anhum dan  para tabi’in yang mengikuti mereka dengan baik, dengan alasan bahwa para perawinya bukan dari ahlulbait, yang mereka itu menurut mereka adalah satu-satunya pintu bagi kota ilmu beliau shalallahu ‘alaihi wasalam. (more…)

Read Full Post »

Oleh: Muhammad Ikhsan

PENDAHULUAN

Al-Sunnah adalah salah satu sumber tasyri’ penting dalam Islam. Urgensinya semakin nyata melalui fungsi-fungsi yang dijalankannya sebagai penjelas dan penfasir al-Qur’an, bahkan juga sebagai penetap hukum yang independen sebagaimana al-Qur’an sendiri. Itulah sebabnya, di kalangan Ahl al-Sunnah, menjadi sangat penting untuk menjaga dan “mengawal” pewarisan al-Sunnah ini dari generasi ke generasi. Mereka –misalnya- menetapkan berbagai persyaratan yang ketat agar sebuah hadits dapat diterima (dengan derajat shahih ataupun hasan). Setelah meneliti dan membuktikan keabsahan sebuah hadits secara sanad, mereka tidak cukup berhenti hingga di situ. Mereka pun merasa perlu untuk mengkaji matannya; apakah ia tidak syadz atau mansukh –misalnya-. Demikianlah seterusnya, hingga mereka dapat menyimpulkan dan mendapatkan hadits yang dapat dijadikan sebagai hujjah. (more…)

Read Full Post »