Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘abu bakar’

Permasalahan konflik Abu Bakr dan Faathimah radliyallaahu ‘anhumaa menjadi salah satu isu terpenting dari kalangan Syi’ah Raafidlah untuk menjajakan dagangan ‘aqidah. Sebenarnya, di blog ini telah menyinggung permasalahan tersebut pada artikel berjudul : Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam Tidak MewariskanTanah Fadak kepada Faathimah. Namun kali ini, tema itu akan diulang dengan penekanan dan pembahasan berbeda, walau benang merah keduanya sama. Hadits yang akan dibicarakan adalah : (more…)

Read Full Post »

Allah Azza wa Jalla berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ مَن يَرْتَدَّ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ يَخَافُونَ لَوْمَةَ لآئِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui. (Al-Ma’idah : 54) (more…)

Read Full Post »

Ketika sedang melakukan blogwalking, tibalah saya di suatu blog Syi’ah atau kalau ga mau disebut blog Syi’ah, at least blog tersebut dalam artikel-artikelnya bisa dikatakan 99% membela paham-paham Syi’ah, dalam salah satu topik dalam blog tersebut dibahas sebuah hadits dari kitab sunni Al-Muwattha Imam Malik, bunyi dari hadits tersebut adalah sebagai berikut:

وحدثني عن مالك عن أبي النضر مولى عمر بن عبيد الله أنه بلغه ان رسول الله صلى الله عليه و سلم قال لشهداء أحد هؤلاء اشهد عليهم فقال أبو بكر الصديق ألسنا يا رسول الله بإخوانهم أسلمنا كما أسلموا وجاهدنا كما جاهدوا فقال رسول الله صلى الله عليه و سلم بلى ولكن لا أدري ما تحدثون بعدي فبكى أبو بكر ثم بكى ثم قال أإنا لكائنون بعدك

Yahya menyampaikan kepadaku (hadis) dari Malik dari Abu’n Nadr mawla Umar bin Ubaidillah bahwa Rasulullah SAW berkata mengenai para Syuhada Uhud “Aku bersaksi untuk mereka”. Abu Bakar As Shiddiq berkata “Wahai Rasulullah, Apakah kami bukan saudara-saudara mereka? Kami masuk Islam sebagaimana mereka masuk islam dan kami berjihad sebagaimana mereka berjihad”. Rasulullah SAW berkata “Ya, tapi Aku tidak tahu Apa yang akan kamu lakukan sepeninggalKu”. Abu Bakar menangis sejadi-jadinya dan berkata ”Apakah kami akan benar-benar hidup lebih lama daripada Engkau!”. (Hadis Dalam Al Muwatta Imam Malik Kitab Jihad Bab Para Syuhada di Jalan Allah hadis no 987) (more…)

Read Full Post »

Abu Al-Jauzaa’ :, 12 Juli 2010

Hadits Pertama (Hadits ‘Aaisyah)

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ مِغْوَلٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ وَهْبٍ الْهَمْدَانِيِّ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ هَذِهِ الْآيَةِ { وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ } قَالَتْ عَائِشَةُ أَهُمْ الَّذِينَ يَشْرَبُونَ الْخَمْرَ وَيَسْرِقُونَ قَالَ لَا يَا بِنْتَ الصِّدِّيقِ وَلَكِنَّهُمْ الَّذِينَ يَصُومُونَ وَيُصَلُّونَ وَيَتَصَدَّقُونَ وَهُمْ يَخَافُونَ أَنْ لَا يُقْبَلَ مِنْهُمْ أُولَئِكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi ‘Umar : Telah menceritakan kepada kami Sufyaan : Telah menceritakan kepada kami Maalik bin Mighwal[1], dari ‘Abdurrahmaan bin Sa’iid bin Wahb Al-Hamdaaniy[2] : Bahwasannya ‘Aaisyah istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam berkata : “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang ayat : ‘Dan orang-orang yang memberikan apa yang Rabb mereka berikan, dengan hati yang takut’ (Al Mu’minuun: 60)”. ‘Aaisyah bertanya : ”Apa mereka orang-orang yang meminum khamar dan mencuri ?”. Beliau menjawab : “Bukan, wahai putri Ash-Shiddiiq. Akan tetapi mereka adalah orang-orang yang puasa, shalat, dan bersedekah. Mereka takut kalau amalan mereka tidak diterima. Mereka itulah orang yang bersegera dalam kebaikan” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidziy no. 3175]. (more…)

Read Full Post »

Abu Al-Jauzaa’ :, 11 Juni 2010

Salah satu isu andalan kaum Syi’ah Raafidlah dalam mencerca Abu Bakr radliyallaahu ‘anhu adalah isu tanah Fadak. Mereka mengklaim Abu Bakr radliyallaahu ‘anhu telah berlaku dhaalim dalam menahan tanah Fadak yang dianggap sebagai warisan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam kepada Sayyidah Faathimah radliyallaahu ‘anhaa. Jika mereka (Syi’ah) mencukupkan diri pada ‘aqidah mereka dengan mengambil ulama-ulama mereka sebagai hujjah, niscaya kita tidak terlalu ambil pusing – karena kita tidak pernah menjadikan perkataan ulama mereka sebagai ushul hujjah dalam agama. Namun ketika mereka mencoba mengkais hadits-hadits dalam referensi Ahlus-Sunnah, maka kita perlu mencermati keakuratannya. (more…)

Read Full Post »

Abu Al-Jauzaa’ :, 02 Juni 2010

Keutamaan Abu Bakr dan ‘Umar adalah satu hal yang tidak perlu disangsikan lagi. Tidak ada yang mengingkarinya kecuali ia adalah seorang yang buta riwayat dan sejarah. Banyak riwayat, baik berasal dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam atau para shahabat lain yang memuat pujian bagi mereka berdua. Begitu juga sejarah telah menggoreskan tinta emasnya bagaimana Islam menjadi jaya dan tersebar melalui perantaraan keduanya.

Artikel kali ini akan sedikit membahas tentang keutamaan Abu Bakr dan ‘Umar, khususnya yang diucapkan oleh saudaranya seiman yang mulia : ‘Aliy bin Abi Thaalib radliyallaahu ‘anhum. (more…)

Read Full Post »

Ada seorang penulis blog Syi’ah yang mencoba membantah artikel kami https://alfanarku.wordpress.com/2010/05/06/abu-bakar-kemudian-umar-umat-terbaik-1/ Tetapi setelah kami teliti ternyata bantahan penulis tersebut hanya bantahan basa-basi, dimana dia sendiri seringkali menuduh orang lain berargumentasi “basa-basi”. Mari kita teliti satu per satu. (more…)

Read Full Post »

Kedua, orang syi’ah yang berhujjah dengan dalil-dalil Sunni melemparkan syubhat berdasarkan riwayat-riwayat dari sumber yang kurang mu’tabar bahwa Imam Ali radhiyallahu ‘anhu mengakui bahwa dirinya lebih berhak terhadap jabatan khalifah sepeninggal Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Syubhat di atas tentunya berkonsekuensi bahwa kekhalifahan Abu Bakar dan dua khalifah berikutnya radhiyallahu ‘anhum adalah tidak Sah dan mereka telah merampas hak kekhalifahan Ali radhiyallahu ‘anhu. (more…)

Read Full Post »

Diantara penyimpangan ajaran Syi’ah adalah mendahulukan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu melebihi Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma dalam segi keutamaan serta menganggap Ali yang lebih berhak menjabat khalifah sepeninggal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang konsekuensi dari anggapan ini, kekhalifahan Abu Bakar, Umar dan Utsman radhiyallahu’anhum tidak sah menurut pandangan Syi’ah dan dianggap ketiga syaikh tersebut sebagai perampas kekhalifahan Ali radhiyallahu ‘anhu. (more…)

Read Full Post »

Nabi ingin berwasiat tetapi tidak jadi, mengapa Nabi tidak jadi berwasiat? Apa yang ingin disampaikan Nabi dalam wasiatnya? Episode yang tak pernah diungkap oleh syiah. Banyak peristiwa yang terjadi saat Nabi sakit. Ada peristiwa yang diekspose, dan ada pula yang sengaja ditutupi. Agar mendapat gambaran yang utuh, pembaca harus menelaah seluruh riwayat yang ada. (more…)

Read Full Post »

Older Posts »