Feeds:
Posts
Comments

Siapa yang tidak kenal Emilia Renita Az, seorang tokoh dan aktivis Syi’ah Indonesia yang juga istri pembesar syi’ah Indonesia Jalaluddin Rahmat (Ketua Dean Syuro Ikatan Jama’ah Ahlul Bait Indonesia/IJABI). kita tentu masih ingat sekitar sebulan yang lalu, dengan sombong wanita ini meluncurkan sebuah buku yang berjudul “Apakah MUI Sesat?” (Berdasarkan 10 Kriteria Aliran Sesat) yang dengan buku ini, wanita tersebut ingin menantang Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sebelumnya telah menerbitkan buku panduan bagi kaum muslimin Indonesia untuk waspada terhadap ajaran sesat Syi’ah yang berjudul “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah Di Indonesia”.  Mungkin kita orang awwam beranggapan ini orang mumpuni sekali ilmunya sehingga menantang sebuah lembaga majelis ulama sekaliber MUI, tetapi apakah benar anggapan tersebut? berikut ini adalah sebagian perdebatan antara seorang santri muda Sunni Al Akh Muhammad Abdurrahman Al-Amiry yang sedang ber tholabul ‘Ilmi di sebuah pondok pesantren di Jember dengan Emilia Renita Az di laman Facebook tentang hukum kawin Mut’ah dalam kitab pegangan Sunni. Dari perdebatan tersebut tampaklah kualitas sebenarnya dari tokoh wanita Syi’ah ini. Continue Reading »

Dalam tulisan-tulisan atau ceramah-ceramah, selalu disebut bahwa Kristen adalah agama terbesar di dunia. Hari ini, sebutan itu tidak berlaku lagi. Karena perkembangan agama dunia sudah menunjukan hal yang lain. Mari kita cermati fakta-fakta berikut ini.

Jumlah penduduk dunia (2013) adalah 7.021.836.029. Sebaran menurut agama adalah: Islam 22.43%, Kristen Katolik 16.83%, Kristen Protestan 6.08%, Orthodok 4.03%, Anglikan 1.26%, Hindu 13.78%, Buddhist 7.13%, Sikh 0.36%, Jewish 0.21%, Baha’i 0.11%, Lainnya 11.17%, Non Agama 9.42%, dan Atheists 2.04% (www.30 days.net)Continue Reading »

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ، ﻭﺑﻪ ﻧﺴﺘﻌﻴﻦ، ﻭﺑﻌﺪ :
Alloh Ta’ala berkata:
“ ﺃﻡ ﺣﺴﺒﺘﻢ ﺃﻥ ﺗﺪﺧﻠﻮﺍ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﻭﻟﻤﺎ ﻳﻌﻠﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺬﻳﻦ
ﺟﺎﻫﺪﻭﺍ ﻣﻨﻜﻢ ﻭﻳﻌﻠﻢ ﺍﻟﺼﺎﺑﺮﻳﻦ.”
“Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk jannah (surga), padahal belum Alloh tampakan orang-orang yang berjihad diantara kalian dan belum tampakan orang-orang yang sabar”.
Orang yang berjihad tentu akan mendapatkan ujian yang banyak, oleh karena itu membutuhkan kesabaran, sungguh para shohabat Nabi ketika di Makkah mereka berjihad melawan hawa nafsu dengan keadaan yang sangat pedih, mereka disiksa, diblokade dan diberikan banyak penghinaan, kemudian  Alloh perintahkan mereka untuk hijroh, merekapun hijroh dari negri kecintaan mereka (negri Makkah), mereka meninggalkan harta-harta dan rumah-rumah mereka menuju negri hijroh (Madinah). Continue Reading »

Salah seorang peserta International Conference on Islamic Media asal Irak Dr. Ahmed Mahjoub Jubouri, memaparkan kondisi terakhir negerinya khususnya dalam konflik sunnah dan syiah, di kantor Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2013).

Dia mengatakan, sejak penjajahan Amerika pada tahun 2003, kondisi Irak tidak stabil. Pada masa Sadam Husein, jelas Ahmed, meskipun dengan gaya kepemimpinan yang begitu otoriter, namun saat itu, kondisi kaum Muslimin di Iraq sangat solid, hubungan antar mereka tetap baik, termasuk antara kaum Muslimin Sunni dan  agama Syi’ah. Continue Reading »

Oleh: Bahrul Ulum*

Di beberapa media, Ketua Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jalaluddin Rahmat, menyatakan bahwa perbedaan antara Sunni dan Syiah terletak pada hadits. Jika hadits Sunni paling besar berasal dari sahabat nabi seperti Abu Hurairah, sedang hadits Syiah berasal dari Ahlul Bait (Keluarga Nabi Muhammad SAW).

Pernyataan ini sepintas lalu nampak benar, padahal sebenarnya mengandung kekeliruan. Pada kenyataannya, hadits Syiah yang diakui berasal dari Ahlul Bait perlu ditelisik kebenarannya. Continue Reading »

Cucu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Husain bin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhuma  gugur terbunuh di tanah Karbala. Tragis dan mengenaskan. Dan Yazid bin Muawiyah pun jadi tersangka tunggal dalam tragedi ini. Nama Yazid busuk. Bahkan bapaknya Muawiyah radhiyallahu anhu pun tercemar. Laknat sekelompok manusia terus membayangi mereka, terlebih di hari terbunuhnya Husain radhiyallahu anhu, 10 Muharram atau hari Asyura.

Continue Reading »

Berikut ini adalah seorang ulama Syi’ah bernama Muhammad Al-Aradi yang begitu bersemangat menjelaskan akan keutamaan kawin Mut’ah, tetapi begitu dihadapkan pada pertanyaan apakah anak perempuannya dan para imam boleh dimut’ah, jawaban yang kontradiksi keluar dari mulut si ulama ini, berbanding terbalik dengan apa yang dia ucapkan sebelumnya. Continue Reading »