Feeds:
Posts
Comments

Archive for May, 2010

Abu Al-Jauzaa’ :, 31 Mei 2010

Telah masyhur kisah ‘Aliy bin Abi Thaalib radliyallaahu ‘anhu yang membakar satu kaum Atheis/zindiq yang memberhalakan dirinya. Tercantum baik dalam kitab-kitab hadits maupun sejarah.

عن عكرمة : أن عليا رضي الله عنه حرق قوما، فبلغ ابن عباس فقال: لو كنت أنا لم أحرقهم، لأن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (لا تعذبوا بعذاب الله). ولقتلتهم، كما قال النبي صلى الله عليه وسلم: (من بدل دينة فاقتلوه).

Dari ‘Ikrimah : Bahwasannya ‘Aliy radliyallaahu ‘anhu pernah membakar satu kaum. Sampailah berita itu kepada Ibnu ‘Abbas, lalu ia berkata : “Seandainya itu terjadi padaku, niscaya aku tidak akan membakar mereka, karena Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Janganlah menyiksa dengan siksaan Allah’. Dan niscaya aku juga akan bunuh mereka sebagaimana disabdakan oleh Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam : ‘Barangsiapa yang menukar agamanya, maka bunuhlah ia” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhariy no. 3017]. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Ada seorang penulis blog Syi’ah yang mencoba membantah artikel kami https://alfanarku.wordpress.com/2010/05/06/abu-bakar-kemudian-umar-umat-terbaik-1/ Tetapi setelah kami teliti ternyata bantahan penulis tersebut hanya bantahan basa-basi, dimana dia sendiri seringkali menuduh orang lain berargumentasi “basa-basi”. Mari kita teliti satu per satu. (more…)

Read Full Post »

Abu Al-Jauzaa’ :, 06 Mei 2010

Hadits ats-tsaqalain adalah salah satu hadits yang menjadi pokok perbedaan manhaj beragama antara Ahlus-Sunnah dan Syi’ah. Dan dari hadits inilah kemudian muncul teologi ‘beragama menurut Ahlul-Bait’ yang dikembangkan oleh Syi’ah. Mereka beranggapan agama ini hanya akan betul dan sah jika dibawakan menurut jalur Ahlul-Bait, bukan selain mereka. Ahlul-Bait yang dimaksudkan di sini bukanlah sesuai dengan apa yang dipahami Ahlus-Sunnah. Penjelasan lebih lengkapnya, silakan baca artikel sebelumnya yang berjudul : http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/05/ahlul-bait-nabi-shallallaahu-alaihi-wa.html dan http://abul-jauzaa.blogspot.com/2009/11/ahlul-bait-adalah-jaminan-keselamatan.html.

Pada kesempatan kali ini, saya akan coba mendiskusikan hadits ats-tsaqalain ini dari beberapa jalur periwayatan, sekaligus bagaimana memahami makna yang ada di dalamnya. Sebagai pengantar, akan disebutkan beberapa (= tidak semua) riwayat hadits ats-tsaqalain sebagaimana di bawah : (more…)

Read Full Post »

Kedua, orang syi’ah yang berhujjah dengan dalil-dalil Sunni melemparkan syubhat berdasarkan riwayat-riwayat dari sumber yang kurang mu’tabar bahwa Imam Ali radhiyallahu ‘anhu mengakui bahwa dirinya lebih berhak terhadap jabatan khalifah sepeninggal Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Syubhat di atas tentunya berkonsekuensi bahwa kekhalifahan Abu Bakar dan dua khalifah berikutnya radhiyallahu ‘anhum adalah tidak Sah dan mereka telah merampas hak kekhalifahan Ali radhiyallahu ‘anhu. (more…)

Read Full Post »

Diantara penyimpangan ajaran Syi’ah adalah mendahulukan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu melebihi Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma dalam segi keutamaan serta menganggap Ali yang lebih berhak menjabat khalifah sepeninggal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang konsekuensi dari anggapan ini, kekhalifahan Abu Bakar, Umar dan Utsman radhiyallahu’anhum tidak sah menurut pandangan Syi’ah dan dianggap ketiga syaikh tersebut sebagai perampas kekhalifahan Ali radhiyallahu ‘anhu. (more…)

Read Full Post »